Let's make everyday is an Earth Day

 
Di tengah ramainya pemberitaan tentang Hari Bumi sedunia yang diperingati pada tanggal 22 April setiap tahunnya, yuk mari sedikit kita tingkatkan peran serta kita untuk mewujudkan Bumi kita yang lebih lestari. Peringatan yang bertujuan untuk meningkatkan kesadaran terhadap lingkungan ini, pertama kali dicanangkan oleh seorang pengajar lingkungan hidup dari Amerika pada tahun 1970. Mari buka mata kita atas keadaan “rumah” kita saat ini yang semakin memprihatinkan. Kerusakan lingkungan yang terjadi di mana-mana dapat diminimalisir jika kita semua bersatu dengan sebuah aksi sadar lingkungan. Dimulai dari diri sendiri, hal sekecil apapun bagi bumi kita, besar dampaknya akan kelangsungan planet ini.

Air, kebutuhan atau keperluan ?

Apa artinya kita hidup tanpa air? Tanpa sadar, kita sebagai makhluk yang hidup di planet ini kadang melupakan pentingnya peranan air dalam kehidupan. Semua kegiatan yang kita lakukan sehari-hari jelas membutuhkan air. Baik yang berhubungan langsung dengan air, maupun tidak, semuanya tak lepas dari peranan air sebagai sumber penghidupan. Meskipun 3/4 bagian dari planet bumi memiliki terdiri dari air, namun kurang lebih hanya 3% nya saja yang dapat kita gunakan sebagai air bersih, bahkan tidak sampai 1% dari jumlah tersebut yang bisa digunakan sebagai air minum.

Selamat hidup tenang kembali, Hiu

Sumber : http://tamanbacaanpelangi.com
Mungkin kalau Hiu bisa bicara layaknya manusia, saat ini mereka pasti sedang mengadakan semacam party atau pesta kecil-kecilan di kebun belakang rumahnya. Hal ini bukan bualan belaka, sebab beberapa waktu yang lalu, Pemerintah Kabupaten Raja Ampat telah mengeluarkan Perda (Peraturan Daerah) Nomor 9 Tahun 2012. Isi kebijakan tersebut mengenai penegasan tentang larangan penangkapan hiu, pari manta dan beberapa jenis ikan tertentu di perairan Raja Ampat.

Pulau Semak Daun, Pelarian Yang Pas Dari Kepenatan

Pulau Semak Daun
Dari namanya mungkin terdengar asing akan tempat indah ini. Sebuah nama memang tak luput dari kondisi ataupun keadaan di sebuah tempat. Pulau Semak Daun terletak di Kepulauan Seribu, sebelah utara kota Jakarta dan termasuk ke dalam Kabupaten Administratif Kepulauan Seribu.
Sesuai dengan namanya, pulau ini hanya berupa semak-semak dan pepohonan. Namun pulau ini memiliki pantai yang landai, bersih dan berpasir halus. Sunrise pada pagi haripun dapat kita jumpai saat mata terbuka dari mimpi :).