Tips jalan-jalan ala Backpacker (Bag. 2)
Ketika melakukan sebuah perjalanan,
dalam hal ini backpacking, mungkin salah satu dari kita pernah
bermasalah dengan ranselnya. Entah itu ransel yang terlalu kecil,
terlalu berat atau mungkin barang bawaan kita yang terlalu banyak.
Ransel yang terlalu “sarat penumpang” mungkin akan berdampak
timbulnya ketidaknyamanan kita dalam melakukan perjalanan. Bahkan
berpotensi menimbulkan cidera yang tentunya tidak kita harapkan.
Rencana yang tadinya sudah matang dan siap bersenang-senang lalu
menjadi berantakan karena tidak nyamannya ransel yang kita bawa.
Perawatan Sleeping Bag
![]() |
Banyak
dari kita sesama pejalan mengalami masalah pada kantung tidur atau
sleeping bag (SB) yang dimilikinya. Misalnya umur SB yang tidak
panjang atau dalam hal perawatan yang mungkin masih banyak dari kita
belum tahu caranya. Setelah membahas tentang kantung tidur
pada artikel sebelumnya,
kali ini saya akan memberikan sedikit tips perawatan simpel pada
sleeping bag :
Tentang Sleeping Bag, Sobat Perjalanan Seorang Traveler
![]() |
Kantong tidur atau biasa disebut
Sleeping Bag (SB) merupakan sebuah barang yang wajib dimiliki oleh
seorang traveler. Baik yang biasa bertualang di alam bebas maupun
Backpacker yang sering bermalam di hotel/hostel murah dimanapun
berada. Berdasarkan dari namanya tentu kita sudah tahu akan fungsi
dari barang ini. Selain sebagai selimut ketika tidur, SB juga
berfungsi memberikan kehangatan pengguna ketika tidur di alam bebas
yang bersuhu rendah misalnya pendaki gunung. Maka tak salah kan jika
SB saya sebut sebagai peralatan wajib yang harus dimiliki oleh
seorang traveler. Berikut sedikit ulasan mengenai sleeping bag yang
mungkin berguna bagi anda sesama pejalan.

+-+irwan+r+(1).jpg)



